Parbaringin bukan datu. Datu adalah ahli mejik dan pengobatan serta nujum. Datu adalah profesi yang pekerjaannya dibayar, mirip dokter sekarang, sedang parbaringin bukan ahli mejik dan tidak terlalu paham soal pengobatan seperti datu. Profesi datu tidak ditunjuk atau dipilih warga desa. Disebut ‘par-baringin’ karena ketika memimpin suatu upacara, kepala dililit kain putih dan diselipkan ranting pohon beringin. Kadang kala destar (ikat kepala) nya berupa kain tiga warna (merah-putih-hitam), yang disebut bonang manalu. Seorang pendeta atau parbaringin dipilih oleh dewan bius dari marga-marga dalam horja dan sifatnya turun temurun. Dewan menunjuk seorang dari turunan parbaringin sebagai pewaris. batoldPemilihan dihadiri oleh kelompok parbaringin. Ia berwenang mengurus soal-soal kerohanian/spiritual Disebut ‘parbaringin’ karena mereka selalu menyematkan tangkai daun pohon beringin di kain yang melilit kepalanya. Begitu ia diangkat sebagai parbaringin maka ia lepas dari marganya dan bahkan terpisah dari bius yang mengangkatnya. Parbaringin mempunyai organisasi yang jelas. Mereka tidak mengurus masalah sehari-hari yang sudah menjadi kewenangan kepala-kepala sekular bius.

Tugas parbaringin ialah mengatur jadwal bercocok tanam, mengatur kegiatan pemeliharaan irigasi (bondar), pemekaran wilayah persawahan baru serta memimpin ritual-ritual pertanian bius. Mereka memelihara tradisi Sianjur mula-mula, Boru Deak Parujar dan doa-doanya ditujukan kepada Mulajadi, dewa-dewa lainnya sedang kiblatnya adalah gunung keramat Pusuk Buhit.
Pemimpin parbaringin adalah seorang yang betul-betul dipandang ahli dibidangnya sehingga disebut ‘Pande bolon’ (ahli utama). Pande bolon membuat pembagian kerja diantara pendeta-pendeta antara lain :

1. mengorganisasikan seluruh upacara/ritual pertanian dari mulai turun kesawah sampai masa panen
2. pemeliharaan sistem irigasi persawahan
3. pemeliharaan jalan dalam bius
4. bersama dewan bius melakukan pembagian tanah yang dilakukan sekali 60 tahun
5. dalam hal terjadi perselisihan antar bius, mereka menjadi utusan bius sebagai pendamai
6. memberikan nasehat kepada dewan bius

Parbaringin ada di seantero tanah batak, kecuali untuk bius/desa kecil dan terpencil tugas-tugas parbaringin dirangkap oleh pemimpin sekuler (raja huta). Isntitusi parbaringin sekarang sudah hampir punah seiring dengan masuknya penjajahan Belanda dan pengaruh agama Kristen. Dalam sebagian hal-hal tertentu, ideologi parbaringin sekarang mengambil tempat dalam atau diteruskan oleh kepercayaan parmalim.(ama pardomuan)-