Sidang perkara tuduhan penggelapan mobil dinas yang dilakukan mantan Bupati Tobasa Drs Sahala Tampubolon dilanjutkan,……. Rabu (28/2) di ruang sidang PN Tarutung di Balige. Sidang tersebut adalah yang kelima kalinya sejak perkara ini digelar akhir tahun lalu.
Ketua PN Tarutung Saur Sitindaon SH MH didampingi Humas PN Tarutung Thomas Tarigan SH mengatakan hal itu menjawab pertanyaan wartawan di kamar kerjanya, Rabu (28/2) siang. Dikatakan, sidang kelima ini akan mendengarkan putusan sela.
Menurut Saur Sitindaon, mantan Bupati Tobasa itu ditetapkan sebagai terdakwa menyangkut keberadaan mobil dinas bupati saat yang bersangkutan memangku jabatan bupati di Tobasa. Terdakwa Sahala Tampubolon dipersalahkan melanggar pasal 372 KUHAP. Adapun majelis hakim yang menangani perkara itu terdiri dari Saur Sitindaon SH, MH (Ketua) dan hakim anggota Thomas Tarigan SH dan Martogi SH. Sementara terdakwa Sahala Tampubolon didampingi penasehat hukumnya Tongam Manalu SH dan Alfred Sagala SH dari Medan.
Perkara mantan orang nomor satu Tobasa itu mendapat perhatian dari masyarakat Tobasa sejak kasus itu digelar di pengadilan.
Namun menurut Ketua PN Tarutung, sampai lima kali perkara ini disidangkan belum ada saksi-saksi yang diperiksa terkait dengan tuduhan penggelapan mobil dimaksud tersebut. “Pemeriksaan saksi kemungkinan akan dilakukan pada sidang-sidang mendatang setelah saksi yang dibutuhkan siap dihadapkan ke ruang sidang,” katanya. (SIB online 1 Mar 07)