Warta Bona Pasogit


Ribuan Punguan Marga Sianturi Simangonding Dohot Boruna se-Indonesia siap melakukan ‘action’ menggebrak gedung DPRD Sumut bergabung dengan elemen massa lainnya, jika Pansus dan DPRD Sumut secara kelembagaan tidak segera mengeluarkan rekomendasi persetujuan pembentukan Propinsi Tapanuli.

Drs Toga Sianturi MA, ketua dewan penasehat Punguan Sianturi Simangonding dohot boruna Se Indonesia kepada wartawan di Medan Kamis 19 April 2007 mengeluhkan lambannya DPRD Sumatera mengeluarkan rekomendasi persetujuan pembentukan provinsi Tapanuli.(SIB online)

selanjutnya disini

Bupati Humbang hasundutan   Maddin Sihombing  pada penampilan “gondang sabangunan” dan jamuan makan malam peserta CCA (Christian Conference of Asia) si Hotel Danau Cottage Parapat, Minggu malam (4/3) mengatakan bahwa kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Humbang Hasundutan sangat kondusif. Hal itu diungkapkan Maddin Sihombing dihadapan peserta CCA usai jamuan makan malam dan pegelaran “gondang sabangunan” serta lagu-lagu batak. Peserta CCA terlihat gembira dan terharu melihat penampilan pegelaran seni dari Humbahas, apalagi dengan hadirnya seruling maut yang dibawakan Martogi Sitohang yang bisa “menghipnotis” peserta yang hadir.
Maddin menjelaskan kerukunan umat beragama terjaga karena masyarakat Humbahas selalu berpegang kepada falsafah “Dalihan Na Tolu” (The Three Concept) yaitu Manat Mardongan Tubu, Elek Marboru dan Somba Marhula-hula”. Dimana dengan falsafah ini semua pihak mempunyai fungsi dan peranan masing-masing baik dalam kegiatan adat maupun secara demokratis untuk kepentingan bersama karena semua pihak memiliki hak bicara baik sebagai Dongan Tubu, Boru maupun Hula-hula.
Maddin juga memaparkan potensi pariwisata Humbahas tersebar dibeberapa kecamatan namun secara umum wisata terpusat di Baktiraja, Parlilitan dan Paranginan. Potensi tersebut meliputi wisata alam, sejarah atau budaya dan Panorama alam Pulau Simamora Danau Toba bila dilihat langsung dari objek wisata Sipinsur Desa Pearung Kecamatan Paranginan. Makan dan sejarah perjuangan Pahlawan Nasional dari Batak Raja Sisingamangaraja XII di Baktiraja. Kepada peserta CCA diinformasikan bahwa mengenang 100 tahun wafatnya Sisngamangaraja akan diperingati di Belanda.
Turut hadir dari Humbahas, Wakil Bupati  Marganti Manullang, Kapolres AKBP GP Hutajulu , anggota DPRD Pdt Esra Sinaga dll. Kabag Kesra Humbahas  Sihombing , Rabu (7/3) mengatakan kepada SIB bahwa pagelaran seni yang ditampilkan Humbahas yaitu “gondang sabangunan”, tari somba, tari mula-mula termasuk tari cawan dan lainnya yang dipandu Saitan Sihombing.
Pengamatan SIB di Parapat, saat pagelaran seni asal Humbahas ditampilkan beberapa peserta CCA ikut bergoyang dan manortor diantaranya Sekretaris Jenderal CCA Prawate Kid An dari Chiangmay Thailand, Presiden Dewan Gereja se-Dunia Pdt DR SAE Nababan, Pdt Langsung Sitorus STh dan lainnya.
Dikatakan bahwa Kabupaten Humbahas mengadakan pameran di Parapat sebagai ajang promosi komoditi unggulan dari Humbahas. Potensi yang dipamerkan yaitu madu asli Parlilitan, kayu olahan, kemenyan, kopi lintong, jeruk, salak Pakkat, anyaman rotan dari Tarabintang, batu bercampur emas dari Dolok Pinapan, batu gamping yang telah diolah dari Dolok Margu, berbagai macam rotan, keripik pisang, kacang garing gurih dan enak merk Humbangta dan lainnya. Pameran tersebut sudah dikunjungai peserta CCA dan tampak tertarik melihat produk-produk dari Humbahas. Dalam kesempatan itu juga, kacang garing Humbangta juga dibagi-bagikan kepada peserta CCA sebagai ajang promosi. SIB online 8 maret 07.

PS Hosanna HKBP Menteng Jalan Jambu Jakarta yang berjumlah 40 orang mengunjungi Kabupaten Humbahas dan……..
berkeaan mendendangkan lagu-lagu pujian saat dijamu Bupati Humbahas di rumah dinasnya. Kunjungan PS Hosanna HKBP Menteng Jakarta tersebut diterima Bupati Humbahas St Drs Maddin Sihombing MSi, Wakil Bupati Drs M Manullang, Ketua TP PKK Ny Anni Rosma. Maddin Sihombing, sejumlah pejabat Pemkab Humbahas dan pemain “seruling maut” Martogi Sihotang yang mampu “menghipnotis” pendengar dengan tiupan seruling dan saksoponnya yang begitu merdu.
Ketua Panitia Margomgom Panjaitan dan penasehat PS Hosanna Menteng Jakarta dalam kata-kata perkenalannya mengatakan, rombongan datang ke bona pasogit karena kerinduan akan kampung halaman dan biasanya setiap tahun selalu berkumpul dan memilih satu tempat untuk berdoa dan memuliakan nama Tuhan.
Tahun ini PS Hosanna memilih mengunjungi Bona Pasogit yaitu Humbahas dan Kantor Pusat HKBP di Tarutung. “Kami pun sudah bertemu dengan Oppung Ephorus Pdt Dr Bonar Napitupulu dan banyak bimbingan yang diberikan kepada kami.”
Penasehaat PS Hosanna St Manumpak Pasaribu mengungkapkan kesannya yang luar biasa dan menjadi catatan bersejarah baginya karena PS Hosanna disambut dengan penuh kekeluargaan dan persaudaraan, apalagi dijamu makan dengan hidangan daging kuda. “Nggak terlupakan deh daging kudanya, ternyata lezat banget karena baru pertama kali ini kami menikmatinya dan saya nggak akan lupa makan khas Doloksanggul ini,” ujar Pasaribu dengan bahasa Jakartanya.
Sementara itu, Maddin Sihombing mengucapkan terima kasih atas kunjungan PS Hosanna Menteng Jakarta ke Humbahas dan berharap agar PS Hosanna  Menteng Jakarta turut serta mempromosikan Kabupeten Humbahas di Jakarta terutama dengan makanan khasnya dan komoditi lainnya. (SIB online)

Next Page »